Kamis, 29 Juli 2010

MUHASABAH
Ust. Firman

Betapa byk perbedaan yg terjadi pd kehidupan setiap manusia. Kedudukan yg berbeda, kekayaan, pangkat, jabatan, kemulyaan bahkan kedudukan disisi Alloh pun berbeda, pdhl kita semua diberi waktu yg sama.

Ada yg diberi waktu 24 jam bisa mengurus negara, bisa mengurus puluhan bhkn ratusan perusahaan demi kepentingan orang banyak, tapi yg ironi adalah ada org yg waktunya sama 24 jam tetapi ngurus diri sendiri pun tdk bisa.

Hal ini terjadi krn setiap manusia berbeda dalam mengelola dan mengisi waktu. Pantaslah Alloh nyatakan dalm Alqur'an bahwa manusia rugi bila membandingkan antara karya yg diciptakan dg potensi waktu yg dimiliki, krn kita cenderung krg menghargai waktu dan memanfaatkannya dg baik. Pdhl kita tahu bahwa sedetik waktu berlalu maka yakinlah bhwa detik yg kita lewati itu tdk akan kembali.

Nabi adlah sosok yg paling mulya yg begitu konsisten menghargai waktu sehingga pantaslah prestasi yg dia raih sangat besar bukan hy dhadpan manusia tetapi nilai yg sgt tinggi dlm pandangan Alloh.

Setiap saat dia bekerja dan berkarya tanpa ada waktu yg terbuang percuma dan dia isi slrh wktnya dg amal soleh dg pikiran, lgkh, perbuatan bahkan hatinya tanpa henti.

Pernah beliau ditanya ttg tdr beliau. Beliau menjawab "mataku terpejam tp hatiku terjaga (dzikir)" artinya bahwa rosul hampir tdk pernah tidur, krn tdk mgkn org tidur lelap bisa terjaga.
Zaman rosul, sahabat, dan tabiin dan beberapa generasi setelahnya adlh zaman keemasan islam dg segudang prestasi yg gemilang krn mereka tlh mengisi seluruh waktu mereka dg iman dan amal baik dan benar (soleh)

Lantas bagaimana dengan KITA?

Jzkmllohu khoir
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Selasa, 27 Juli 2010

Nasehat untuk diri sendiri

Nasehat untuk diri sendiri
(Ust. Farhahd)
Ingatlah ketika Anda masih kecil, dan mencoba belajar berjalan.  saya yakin anda mengalami seperti ini:

Pertama Anda harus belajar untuk berdiri: sebuah proses yang melibatkan seluruh tubuh, jatuh lalu kembali berdiri. Anda kadang tertawa serta tersenyum, tapi dilain waktu anda menangis dan meringis karena sakit. Entah, seperti ada tekad dan keyakinan dalam diri Anda bahwa Anda akan berhasil, apa pun dan bagaimanapun. Anda punya motivasi dalam diri Anda

Setelah banyak berlatih akhirnya Anda mengerti bagaimana keseimbangan diri Anda, sebuah persyaratan untuk kejenjang berikutnya. Anda menikmatinya dan seolah-olah punya kekuatan baru, punya motivasi baru.

Anda akan berdiri dimana Anda suka – di tempat Anda, di sofa, di pangkuan ibu Anda, Bapak anda, atau pun seseorang. Itu adalah waktu yang menggembirakan – Anda melakukannya! Anda dapat mengontrol diri Anda. Anda tersenyum dan tertawa lucu, puas akan keberhasilan Anda.  Sekarang – langkah berikutnya – berjalan. Anda melihat orang lain melakukannya – ini keliatannya tidak terlalu sulit – hanya memindahkan kaki Anda saat Anda berdiri, kan?

Salah – ternyata lebih kompleks daripada yang Anda bayangkan. Anda berurusan dengan rasa frustasi. Tapi Anda terus mencoba, mencoba lagi dan mencoba lagi dan lagi sampai Anda tahu bagaimana berjalan. Anda selalu ingin kedua tangan anda diberi pegangan saat berjalan.

Jika orang melihat Anda berjalan, mereka akan bertepuk tangan, mereka tertawa, mereka akan memberi semangat, "Ya Tuhan, lihatlah apa yang dia lakukan". "Oh anakku sudah bisa berdiri". "pandainya anakku, pintarnya anakku" dan lain-lain.

Dorongan ini memicu Anda; dorongan itu menambah rasa percaya diri Anda. Dorongan itu memotivasi Anda.
Namun meski begitu, Andapun mencoba berjalan saat tak ada yang melihat Anda, saat tak ada yang bersorak-sorai? Setiap peluang ada, Anda berlatih untuk berjalan.  Anda tidak bisa menunggu seseorang untuk memotivasi Anda untuk mengambil langkah-langkah berikutnya. Anda belajar bagaimana untuk memotivasi diri sendiri.

Jika kita bisa mengingat hal ini tentang diri kita di hari ini.

Ingat bahwa kita bisa melakukan apapun yang kita pikiran. Kita mampu mengatur jika kita mau dan bersedia melewati proses, seperti ketika kita belajar berdiri, seperti ketika kita belajar berjalan. Kita tidak perlu menunggu orang lain untuk memotivasi kita, kita perlu memotivasi diri kita sendiri.

Jika Anda sudah lupa bagaimana melakukan hal ini, atau merasa seperti beku, kaku dan gamang. Maka Anda membutuhkan motivasi, ambillah kembali perjalanan singkat dalam hidup Anda yang telah lewat – Lihatlah prestasi Anda, tidak peduli prestasi besar atau prestasi kecil – atau saat-saat dimana Anda bertemu dengan tantangan dan menemukan cara untuk berhasil. Ulanglah keberhasilan itu saat ini, saat anda menghadapi permasalahan yang sedang anda hadapi.

Fokus pada semua hal yang Anda pikir Anda tidak bisa lakukan, kemudian lakukanlah. Lihatlah buah hati anda. Mereka tidak pernah menyerah. Dan mereka yakin serta percaya terhadap anda, bahwa anda mampu dan bisa.  Mereka percaya di dalam semua kehidupan Anda!

Sekarang Anda harus percaya pada diri Anda! Yakinkan pada hati Anda Bahwa Anda pasti bisa.

"Ingat, hari ini adalah hari terbaik dalam hidup Anda, milikilah masa depan yang indah, dengan membuat perubahan hari ini!
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Minggu, 25 Juli 2010

Nasehat (Ust. Dudi Muttaqien)

ANAK2KU... Ada kehawatiran besar setiap orang tua, di saat tua, disaat daya melemah, di saat anak2nya semakin sibuk... KESENJANGAN.... Diawali dari merenggangnya komunikasi, terjadinya perbedaan alam pikir yang menjauh dan sulitnya saling memahami... Yang mungkin sekarang belum terbayang oleh orang tua kalian semua, tapi itu akan terjadi... KELAK Pada saat nya kami hanya bisa berdoa dan berlinang air mata.... Mengiringi semua kehawatiran yang menyelimuti hati kami.... Yang kami hawatirkan adalah keselamatan kalian juga syakaratul maut kami... "Akan ada kah anak anak tercinta menggumamkan kalimat talkin mengiringi perjalanan kami pulang keharibaanNya dalam syakaratul maut ?" SAAT INI kami sangat ingin komunikasi kita berjalan mesra, ramah penuh penuh rindu... Kami berharap komunikasi kita membuat kita saling faham..... Kita akan saling tengok dan berkunjung tidak hanya saat lebaran saja, MEMANG kebersamaan kita hanya sebentar.... Hanya duapuluh tahunan, sisanya kalian akan bersama pasangan kalian sampai akhir hayat kalian... Rasanya sangat sebentar, belum cukup kita berbagi rasa di waktu duapuluh tahunan itu... Tapi... Mudah2an komunikasi yang kita bangun sekarang ini bisa memperpanjang kebersamaan ruhani kita... Dan mengecilkan rasa hawatir yang selalu ada di hati kami.... ANAKKU... Jaga sholat kalian... Jaga shodaqoh kalian, selalu lah berbuat baik, jangan pernah letih untuk mendekatkan diri kepada Allah... Berbuat lah yang bisa membuat orang tua kalian berbahagia di alam barzah dan akhirat kelak.... Kami TITIPKAN masa depan akhirat kami kepada akhlaq mulia kalian.... ANAKKU..... Manfaatkan alat komunikasi ini untuk kita berbagi dan saling faham.... Salam hormat dan cinta kami .... Kel besar MUTTAQIEN
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Ada seorang laki-laki yang mengunjungi saudaranya di kota lain, maka Allah mengutus malaikat di perjalanannya, ketika malaikat itu bertemu dengannya, malaikat itu bertanya, "Hendak ke mana engkau ?" maka dia pun berkata "Aku ingin mengunjungi saudaraku yang tinggal di kota ini." Maka malaikat itu kembali bertanya "Apakah engkau memiliki suatu kepentingan yang menguntungkanmu dengannya ?" orang itu pun menjawab: "Tidak, hanya saja aku mengunjunginya karena aku mencintainya karena Allah, malaikat itu pun berkata "Sesungguhnya aku adalah utusan Allah untuk mengabarkan kepadamu bahwa sesungguhnya Allah mencintaimu sebagaimana engkau mencintai saudaramu itu karena-Nya." (HR. Muslim) from Ajg.Toha
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

LOGO MADANI

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

"Doa Agar Bisa Melunasi Utang

"Doa Agar Bisa Melunasi Utang

اَللَّهُمَّ اكْفِنِيْ بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

"Ya Allah! Cukupilah aku dengan rezekiMu yang halal (hingga aku terhindar) dari yang haram. Perkayalah aku dengan karuniaMu (hingga aku tidak minta) kepada selainMu."" — HR. At-Tirmidzi 5/560, dan lihat kitab Shahihut Tirmidzi 3/180
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

CINTA

‎​CINTA
(Ust. Firman)

Sebelum الله katakan segalanya dalam Al Quran.

‎​Dia mulai dengan sumpah atas namaNya sebagai sosok yg penuh cinta dan kasih sayang (bismillahirrohmaanirrohiim)

Alloh ciptakan alam ini utk manusia sebagai pemberiannya karena Dia sangat mencintai hambaNya

Dia trs memberi dan memberi tanpa berharap apapun dr manusia
Limpahan rahmat dan karuniaNya ýâñg tidak terbatas untuk manusia tanpa perduli apakah manusia itu bersyukur atau kufur, tanpa peduli apakah manusia itu ta'at atau membangkang, tidak peduli apakah manusia MenyembahNya atau menyekutukanNya, dia tetap memberi dan tidak pernah menahan rizki semua manusia karena Dia sangat mencintai kita semua sebagai hambaNya.

Indah nian seandainya cinta itu tetap melekat kuat dalam hati setiap insan, dia akan selalu berpikir bagaimana dia bisa memberi dan memperhatikan orang lain serta tidak pernah lagi mementingkan diri sendiri

Semua akan saling menjaga dan menghargai, memberi dan saling memperhatikan dan semua akan berusaha untuk selalu mempersembahkan yang terbaik untuk semua yang dicintainya

Pemberian terbaik, pelayanan terbaik, pekerjaan terbaik, pengabdian terbaik, sapaan yg terbaik, dan semua yg terbaik untuk saudara saudaranya
Namun sekarang semua itu seolah sirna ditelan bumi, karena kebanyakan manusia hanya berpikir untuk kepentingan dirinya tanpa pernah peduli lagi kepada saudaranya yang lain

Kenapa hal itu terjadi?
Jawabannya karena Cinta hampir hilang dimuka bumi ini, kecuali beberapa gelintir orang yang masih diberkahi Alloh untuk tetap memelihara cinta dalam hatinya

Dan begitulah peperangan terjadi, perkelahian, pembunuhan dan pertengkaran yg berujung kematian bahwa cinta itu hampir hilang (KH. Syafi'i Ma'arif)

‎​Pantas lah rosul yang penyayang selalu berdo'a "ya Alloh berilah aku cinta yang banyak sehingga aku bisa berbagi cinta itu dengan orang banyak"
Pernah suatu hari ketika berada di Thoif Jibril menawarinya supaya gunung uhud ditimpakan kepada mereka karena kedurhakaannya, tapi rosul menolak karena dia sangat mencintai orang-orang Thoif

‎​Bahkan disaat saat terakhir menjelang wafat Rosul terus memanggil manggil "Ummati....Ummati....Ummati... Dia menyebut dan memanggil kita karena Rosul sangat khawatir kepada kita.......karena Rosul sangat mencintai kita......

‎​Apakah kita akan tetap saling mencintai selamanya........?
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Nasihat Lukman kepada Anaknya

Nasihat Lukman kepada Anaknya
(Ust. Farhahd)
Luqman adalah seorang yang diberikan hikmah/kebijaksanaa n oleh Allah. Satu hikmahnya adalah untuk selalu bersyukur kepada Allah:

"Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah. Dan barang siapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji". [Luqman 12]

Luqman mendidik anaknya agar tidak mempersekutukan Allah. Nasehat Luqman kepada anaknya wajib ditiru oleh ummat Islam lainnya.

Jangan Mempersekutukan Allah

Dan (ingatlah) ketika Lukman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya:

"Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah sesungguhnya mempersekutukan Allah adalah benar-benar kelaliman yang besar". [Luqman 13]

Ummat Islam tidak boleh menyembah Tuhan selain Allah atau musyrik. Syirik adalah dosa yang tidak diampuni oleh Allah.
Berbuat Baik Kepada Orang Tua

"Dan Kami perintahkan kepada manusia berbuat baik kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu." [Luqman 14]

Ibu kita mengandung kita selama 9 bulan. Beliau juga sampai berdarah-darah dengan resiko kehilangan nyawa ketika melahirkan kita. Belum lagi mereka harus sabar merasakan rengekan dan tangisan kita bahkan mungkin pukulan kita ketika masih kecil. Mereka memberi kita makan, minum, pakaian, pendidikan, dan sebagainya. Sudah sepantasnya kita berbakti pada mereka.

Tidak Mengikuti Orang Tua dalam Kemaksiatan dan Berbuat Baik kepada Mereka

"Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Ku-beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan." [Luqman 15]
‎​Berbuat Baik Meski Sedikit

Lukman berkata: "Hai anakku, sesungguhnya jika ada sesuatu perbuatan seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan membalasinya. Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui." [Luqman 16]

Mengerjakan Shalat, Menyuruh Kebaikan dan Melarang Kemungkaran, serta Bersabar

Hai anakku, dirikanlah salat dan suruhlah manusia mengerjakan yang baik dan cegahlah mereka dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah)." [Luqman 17]
‎​Jangan Sombong

"Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri." [Luqman 18]

Rendah Hati dan Tidak Berkata Kasar

"Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu.. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai." [Luqman 19]

Itulah nasihat Luqman kepada anaknya yang diabadikan oleh Allah dalam Al Qur'an. Semoga kita semua bisa mengamalkannya dan mengajarkannya kepada anak kita
‎​Demikian semoga bermanfaat !
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

TAFAKURANEUN

TAFAKURANEUN
(Ust. Firman)
Ada seseorang yg bertobat dari kesalahan, trs dia berdo'a spy Alloh mengampuninya.

Tahajjud, shaum, shodaqoh, dia lakukan setiap saat utk menebus semua kesalahan yg pernah dia lakukan

Namun kenyataan yg terjadi betul betul diluar dugaan, dia sakit2an dan akhirnya jatuh miskin. Semua teman2nya satu persatu meninggalkan dia hartanya habis dan dia tinggal sendiri dalam keadaan sakit tinggal beberapa org jama'ah masjid yg menemaninya.

Dia kecewa, putus asa dan marah dia pun berbicara kepada Alloh dg penuh amarah, "Wahai Alloh kenapa Engkau siksa aku disaat aku bertobat kepadaMu? Satu persatu semua yg kumiliki hilang dan pergi. Kenapa Engkau tdk menolongku? Padahal aku sungguh2 ingin tobat kepadaMu spy Engkau membahagiakan aku.

Kalau aku tahu akan seperti ini lebih baik aku tdk pernah bertobat kepadaMu sehingga aku bisa senang menikmati hidup ini." Dia trs berkata2 seperti itu dg penuh kemarahan kpd Alloh dalam keadaan terbaring lemah tak berdaya, bahkan dia menyesal telah bertobat kepada Alloh.

WallohuA'lam suatu malam dia bertemu dg seorang tua yg bijak, orang tua itu berkata "bukankah kau minta Tuhanmu untuk mengampunimu?, engkau pun minta spy dirimu dibersihkan sehingga suci kembali seperti pertamakali dilahirkan?, bukankah kau minta dekat dgn org2 soleh?

Sebenarnya Tuhanmu telah mengabulkan do'amu. Dia membuatmu sakit krn ingin membersihkan tbh mu dr barang2 haram. Dia menghabiskan hartamu krn hendak menggantinya dg rizki yg halal. Dia juga menjauhkan teman2mu dulu krn hendak membuatmu dekat dg org2 soleh"

Org itu bangun dari tidurnya dg terkejut, dan dia menyesal krn telah berburuk sangka kpd Alloh padahal Alloh sungguh menyayangi dia dengan memberinya rasa sakit dan penyakit karena sesungguhnya Alloh hendak mengampuni dosa, mensucikan tubuhnya dan memberikan kpdnya saudara2 baru yg soleh. Akhirnya dia istighfar kpd Alloh bahwa ternyata Alloh membuat dia sakit krn hendak menunjukan kasih sayang kepada hambaNya yg soleh. Amin.......
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Sabtu, 24 Juli 2010

Godaan syethan

Godaan syethan...
(Ust. Dudi Muttaqien)

Dia akan goda kita 24 jam sehari semalam, dia tdk lengah, dia berbisik mewarnai perasaan dan pikiran, sehingga sering sekali godaan itu deras, rasional dan dilematis... Bahkan mimpi2 kita dalam tdr kita pun dimanfaatkan syetha supaya kita semua tersesat,

Hasil nya diantaranya amarah, ghibah (membicarakan orang lain di hati kita sendiri) curiga (syak wasangka) dengan buruk atau baik sangka,sikap subyektif, menyamarkan makna makna kebenaran, pertengkaran, serakah, menuhankan perasaan dan pikiran (nafsu), tersamarnya akhlaq al karimah (pebenaran prilaku) kesewenang2an dll.

Hasil akhir dari tergodanya kita oleh syethan adalah penyesalan dan keputus asaan.

Kita tidak akan mampu menghalau gudaan syethan, karena itu diantaranya الله
Turunkan al quran, agar manusia menstandarkan sikap pikir dan rasanya kepada quran agar tdk bias.

Karena itu diantaranya الله
Perintahkan manusia sujud dan ibadah, agar manusia selalu mendekatkan diri kepada Nya dengan trs menyegarkan akhlaq mulianya,

Karena itu الله
Akan langsung mengampuni orang yang beristghfar karena kesalahannya, karena الله
Mendengar ikrar syethan langsung dihadapan Nya bhw syethan akan trs menerus menggoda manusia tanpa henti sampai akhir hayat manusia.

WASPADALAH.

Mengapa hati kita menjadi keras

Mengapa hati kita menjadi keras bahkan mungkin lbh keras daripada batu
(Oleh Ustad Firman)
Sering kita tahu tentang sebuah kebaikan tetapi berbarengan dengan itu muncul rasa enggan utk melakukannya karena berbagai alasan
Dan sering juga kita ngerti sesuatu dosa dan sia sia, tapi begitu lemah kita mengendalikan hati ini dan membiarkan nafsu menguasai kita

Kita berkilah dengan berbagai alibi utk membenarkan perbuatan salah kita dan kita pun berlindung dibalik argumen argumen yg hebat utk melindungi kemalasan kita utk melakukan kebaikan itu

Kita berangan2 utk melakukan kebaikan besar KALAU kita sdh mampu nanti dan kita selalu menganggap bahwa itu hanyalah kesalahan kecil biasa, padahal tidak ada yg kecil bila efeknya besar,
Bukankah orang selalu terpeleset oleh hal hal keci? Kulit pisang contohnya, atau karena terpeleset lidah yg berujung peperangan dan penjara?

Dalam tahajjud, dalam puasa, dalam sholat jamaah ada kebaikan, dlm shodaqoh, dalam kebersihan dan rapi ada kebaikan, dalam tadarrus dan baca Qur'an ada kebaikan tapi mengapa kita enggan utk bersegera melakukannya?
‎​Sementara kita selalu bergegas utk melakukan hal hal yg sia sia dan cenderung berdosa.
‎​Suatu hari Imam Abdul Qoyyim Aljauziah pernah berpesan "Hati2 dg 4 hal yg akan mwmbuat kita keras hati" bila seseorang sdh dikuasai oleh 4 hal ini, cenderung hatinya keras dan susah utk menerima nasehat dan susah juga dia mengambil pelajaran dari setiap kejadian yg ada.
Dia cenderung marah ketika dinasehati dan yg lbh berbahaya dia adalah dia selalu merasa benar dan tenang ketika melakukan kesalahan.

Keempat hal itu adalah:

1. Makan
Setiap orang melakukan bernbagai hal dan aktifitas mengatasnamakan perut tak terkecuali rampok, copet, atau korupsi. Tdk jarang kita menyaksikan nyawa manusia lebih murah dari seekor ayam hy karena uang recehan diterminal2 dan pasar pasar, atau hy karena masalah ketersinggungan harga diri.
Ketika seseorang yg dikuasai oleh urusan perut hatinya cenderung keras dan susah mendapat petunjuk Alloh. Krn dia menganggap bahwa yg penting bagi dirinya adalah makan dan kepuasan perut.
‎​Selanjutnya,

2. Tidur
Terlalu banyak tidur adalah potret orang orang malas. Jd masalahnya adalah MALAS. Bisa kita saksikan sekuat appapun dorongan dan motivasi diberikan kepada para pemalas. Nasehat dan pelajaran hanya akan berlalu begitu saja tdk berbekas dan dia akan merasa terusik bila ada orang yang menasehati krn seseorang akan selalu membela apa yg menurutnya penting dan malas adalah kenikmatan yg dirasakan oleh orang seperti dan patut dibela pikirnya.
3. Bicara
Mulutmu harimaumu. AlGhozali berpesan "sebelum kata terucap dia adalah tawananmu tetapi setelah kata terucap maka dirimu yg jadi tawannya" kecenderungan orang adalah membela pendapatnya apatah lagi bila dia sudah menyampaikan sesuatu. Yg fatal adalah bila yg sdh dia katakan adalah sesuatu yg ternyata salah, bila dikuasai ego orang tersebut akan susah menerima pendapat orang apalagi didepan bila disampaikan didepan umum

4. Hubungan Lawan Jenis (pacaran)
Cinta itu buta katanya,
Memang daya tarik lawan jenis sgt kuat utk membutakan hati seseorang dan pantaslah akan susah sekali jika kita menasehati orang yg sdg dimabuk asmara dan bahkan tdk jarang dia nekad utk melawan dan berontak bila org tersebut merasa terusik

Mdh2an Alloh melembutkan hati kita!!!!!! Amiiiiin

‎​Kelembutan hati akan membuat seseorang kembali kepada fitrahnya sebagai hamba yang ta'at beribadah dan tuduk kepada aturan aturan Alloh karena dia mdh utk didorong dan digerakkan ke arah kebaikan. InsyaAlloh

Nasehat ti Bp. Dudi Muttaqien 2

bageur.... Karaos teu الله Nuju merhatoskeun urang ayeuna... ? الله Nuju imut neuteup hamba Na nu nuju milari pamuntangan... Panangan الله Gugupay, kadieu geulis, kasep. muntang ka الله ... Estu matak reugreug kana manah jeung lampah... (Kahatur wargi anu nuju ringrang)

Nasehat ti Bp.Dudi Muttaqien

barudak anaking, sing inget, jaga hidep bakal jadi kolot, oge kolot na barudak hidep sewang2qan, omat ti ayeuna, jaga akhlaq hidep ka kolot supaya jaga anak2 hidep mampu ngajaga akhlaqna, ti ayeuna anaking... ulah talangke... bisi jadi bangke... kaduhung mah moal teiheula anaking...

Nasehat ti Bp.Dudi Muttaqien

barudak anaking, sing inget, jaga hidep bakal jadi kolot, oge kolot na barudak hidep sewang2qan, omat ti ayeuna, jaga akhlaq hidep ka kolot supaya jaga anak2 hidep mampu ngajaga akhlaqna, ti ayeuna anaking... ulah talangke... bisi jadi bangke... kaduhung mah moal teiheula anaking...