Ust. Miptah Ali, S.Ag.
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Para mujahid Madani Rohimakumulloh. alhamdulilah kita masih diberi kenikamatan, mungkin kata-kata nikmat sering kita ucapkan ðàñ sering pula kita melupakan dalam aplikasinya. Kata nikmat berasal dari bahasa arab, secara bahasa anni'matu berarti "kelebihan" atau "pertambahan", yaitu sesuatu ýâñg baik dan berlebih dari yang dimiliki sebelumnya.
Dalam Alqur'an, terdapat dua macam penulisan nikmat pada dua ayat yang berbeda tetapi memakai redaksi ýâñg sama. yaitu pada surat Ibrahim ayat 34 dan surat an-nahl ayat 18.
para mujahid rohimakumulloh, dalam surat ibrahim ayat 34, penulisan kata nikmat menggunakan hurup ta mafttuhah, menunjukkan kepada nikmat hissy (indrawi) yang berupa materiil, baik itu makanan, minuman, pakaian, maupun seluruh kebutuhan hidup manusia secara fisik. sementara pada surat an-nahl ayat 18 kata nikmat ditulis menggunakan hurup ta marbuthah bahwa nikmat yang dimaksud adalah nikmat ma'nawi yaitu berupa ajaran, pedoman, dan bimbingan hidup manusia untuk memenuhi kebutuhan psikis manusia.dengan demikian betapa lengkapnya nikmat dan anugrah Alloh dalam mencukupi kebutuhan hidup manusia, baik secara fisik maupun psikis, atau kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani manusia. Para mujahid rohimakumulloh dalam alqur'an tidak sedikit bahwa lafadz nikmat yang dimaksud adalah nikmat agama yg disebutkan dalam surat al-maidah ayat 3, surat Ali Imran ayat 103.
Para mujahid rohimakumulloh ÐéñgàÑ sedikit uraian taushiyah ýâñg kami sampaikan khususnya buat abdi umumnya buat para mujahid semoga kita dapat mengaplikasikan nikmat yang Alloh berikan kepada kita yaitu dengan memanfaatkan semaksimal mungkin Kenikmatan yang Alloh berikan kepada kita semua dengan aktifitas kehidupan sehari-hari di niatkan ibadah kepada Alloh dan hanya mencari Ridlo Alloh,semoga kita bisa,آمِّينَ آمِّينَ آمِّينَ
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar