Firman Allah Ta'ala: ''Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (Al-Baqoroh: 155). Selain itu, orang yang optimis selalu mengucapkan kalimah istirjaa (pernyataan kembali pada Allah) ''(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: ''Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun'' (Al-Baqoroh: 156).
Mereka yg masih berstatus lajang, misalnya, tak pernah gentar menerjang tanpa malu mengutarakan isi hati pd siapa yg mau menerimanya...
Itulah pejuang sejati.
Memanfaatkan Ramadhan untuk diampuninya dosa...
Ya, sejatinya itu dilakukan kaum muslimin.
Sesuatu disebut dosa jika:
- tidak melaksanakn perintah
- melanggar larangan
Taubat artinya kembali. Apabila seorang manusia melakukan dosa maka dg
sendirinya manusia yang tadinya dg dekat Allah menjadi jauh dari Allah. Karena itu Allah menghendaki manusia KEMBALI dekat dg diriNya.
Taubat mengandung 3 unsur pokok :
1. tau dosanya, tau akan akibat perbuatannya;
2. kondisi kejiwaan yg penuh sesal sehingga mendorongnya utk meminta ampun; dan
3. ada upaya utk menghindari sebab2 menuju ke perbuatan dosanya yang lalu.
Tanda2 taubatan nasuha :
1. keadaan manusia menjadi lebih baik dari masa ketika dia berbuat dosa
2. kalo ingat dosanya masa lalu dia menyesal
3. ada rasa was2 kalo2 dosanya yg lalu tdk diterima, shg terus menerus melakukan upaya2 perbaikan.
Dosa thd manusia ada 2 macam :
1. terambil hartanya, cara bertaubat adl dg mengembalikan hartanya tsb kepada orang yg kita lukai
2. tercemar/rusak nama baiknya, cara bertaubat adl dg menjalin hubungan baik dg orang yg dilukai dan dekat dg Allah agar di akhirat Allah membantu kita dari tuntutan orang yg kita lukai tsb.
Adapun mrk yg masih lajang, mk mrk tdk berdosa jk msh terus berusaha sampai kini utk menemukan pasangannya.
Mrk hrs terus bertaubat.
Sent from Madrasah Karya Madani Kabupaten Bandung Barat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar